Updates from March, 2010 Toggle Comment Threads | Keyboard Shortcuts

  • lunniey 4:17 pm on March 31, 2010 Permalink | Reply  

    Especially Made 4 Richis!^^ 

    Hollaaaa ^^ tepat di akhir bulan Maret ini saya kembali akan menuliskan sesuatu di sini. Apakah itu? Kali ini lain daripada yang lain.. Sesuatu yang berbeda.. Sesuatu yang sangat signifikan.. Sesuatu yang luar biasa! ++cukup hiperbulanya -,-“ Yak! saya akan menuliskan tugas langsung dari Ketua FEC kita – Sdri. Richillia yang tidak ada kaitannya sama sekali dengan FEC ^^

    Ehehehehe… Tugas ini sangat menyenangkan loouuh! Karena membawa berkat juga kepada saya yang dipercayakan untuk melakukannya! Terima kasih ya Richillia Richesse Crackers! ^^

    Jadi berhubung beberapa waktu yang lalu henpunnya ketua FEC kita hilang *turut berduka* akhirnya Richis tidak bisa mendengarkan acara radio favoritnya setiap hari Selasa malam jam 9.00 – Suara Kebenaran, khotbah yang dibawakan oleh Pdt. Erastus Sabdono. Karena itulah Richis minta tolong gua buat dengerin ‘n bagiin apa yang didapet setelah mendengarkan acara tersebut. Nah karena itulah, daripada cuma bagiin ke Richis aja, mending gua tulis di sini juga. Sapa tau ada yang mo baca juga =D

    Oke deeeh kayanya prolognya kepanjangan *aslinya rangkuman gua takutnya kedikitan jadi biar keliatan banyak gua panjang2in aja paragraf2 pembukaannya T.T Ehhehehe ayo kita mulai! Ohya buat Richis, serius deh khotbahnya minggu ini lumayan berat xD jadi mu’uph yah kalo rangkumannya mungkin gak jelas. Saya mencoba sebisa saya \(*,*)/

    Baik yang Seperti Apa?

    Kita sering mendengar ungkapan yang kira-kira seperti ini “Orang Kristen diselamatkan bukan karena perbuatan baik, tapi justru karena sudah diselamatkan orang Kristen melakukan perbuatan baik.” Tapi yang jadi pertanyaannya adalah, perbuatan baik yang seperti apa?

    Apa yang membedakan orang Kristen dengan orang-orang di luar Kristen? Dapatkah orang-orang di luar Kristen melakukan perbuatan baik? Mampukah mereka melakukan perbuatan yang luar biasa baik tanpa mengenal Allah yang benar? Ya! Jawabannya bisa! Bisa banget malah..

    Roma 2:14 Apabila bangsa-bangsa lain yang tidak memiliki hukum Taurat oleh dorongan diri sendiri melakukan apa yang dituntut hukum Taurat, maka, walaupun mereka tidak memiliki hukum Taurat, mereka menjadi hukum Taurat bagi diri mereka sendiri.
    2:15 Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.

    Nah terus apa donk yang membedakan perbuatan baik kita dengan perbuatan baik orang-orang yang tidak mengenal Allah yang benar? Jawabannya adalah kebaikan yang mereka lakukan adalah kebaikan yang mungkin saja tidak sesuai dengan kehendak Allah. Sementara kita, standarnya bukan hanya melakukan ‘perbuatan baik’ saja tapi perbuatan baik yang sesuai dengan kehendak Allah.

    Seperti yang Yesus katakan dalam Matius 19:16-17

    Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: “Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?”
    Jawab Yesus: “Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah.”

    Menuruti segala perintah Allah adalah standar yang perbuatan baik kita. Sewaktu manusia belum jatuh dalam dosa, manusia tidak memerlukan perintah atau hukum-hukum, karena roh manusia dengan Roh Allah berhubungan langsung, sehingga manusia dapat mengerti kehendak Allah tanpa adanya peraturan/hukum. Namun setelah manusia jatuh ke dalam dosa kita tidak dapat lagi memahami kehendak Allah, yang akhirnya membuat Tuhan terpaksa membuat peraturan-peraturan. Namun karena Yesus telah datang ke dunia dan mengadakan pendamaian, maka kita pun menerima Roh Kudus yang dapat membuat kita memahami kehendak Allah.

    Jadi kita bukan lagi dipanggil untuk hanya melakukan perbuatan baik biasa tapi kita dipanggil untuk mengerti kehendak Allah. Seseorang bisa saja ke gereja setiap minggu melakukan pelayanan, mempersembahkan perpuluhan dan mengerjakan hal2 baik lainnya tapi belum tentu orang tersebut mengerti kehendak Allah. Yesus mengatakan “Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” itulah standar kita sebagai orang Kristen – Dipanggil untuk menjadi Sempurna.

    Advertisements
     
    • richilia 10:58 am on April 1, 2010 Permalink | Reply

      Wah, mantap kak Firman Tuhannya^^ thx bgt yah. Pantesan ku tunggu2 rabu kemaren ym kk kagak nongol2, hehehe…ternyata, disajikan dgn TOP BGT. Btw namaku jadi tambah aneh aja, tp tetap ada yg sama yaitu ‘tetap terkenal’ wkakaka..

      • lunniey 11:08 am on April 1, 2010 Permalink | Reply

        Eheeehee abis katanya gak buleh nulis nama asli km kan xD
        btw udah ketularan narsis nih kayanya dari komin! ohohohoo…

        • tukangbakmi 2:19 pm on April 1, 2010 Permalink

          Percuma lun, lu gak akan pernah bisa narsis.
          Gimana mau narsis? Lah bayangannya aja kaga bisa muncul di cermin…

        • lunniey 2:24 pm on April 1, 2010 Permalink

          Napa jadi elu yang nyambungin ko >:P

  • richilia 1:46 am on March 31, 2010 Permalink | Reply  

    JAGALAH HATI 

    Jagalah hati, jangan kau nodai …

    Jagalah hati, lentera hidup ini …

    Pernah denger donk 2 baris lirik lagu diatas. Lagu tersebut cukup beken dan disukai masyarakat karna liriknya yang bagus, simple, dibawakan dengan melodi yang pas dan waktu yang tepat juga (hehehe…komennya kayak pengamat  profesional aja). Hmm…klo gak salah tuh lagu muncul, saat menjelang puasa deh. Kok bisa yah, saudara kita bikin lagu yang liriknya sama dengan yang alkitab katakan? Apakah mereka terinspirasi dari Amsal 4:23 yah? Mungkin aja, coba kita tanyakan kepada Galileo, hehehe…

    “Jagalah hati mu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan” Amsal 4:23

    Mengapa hati harus dijaga yah?? Pertama, karena hati kita adalah tempat kediaman Allah, tempat Roh Kudus tinggal. Pernah denger lagu, yang liriknya kayak gini.

    Jadikan ku milik Mu

    Datang dan jadilah seperti yang Kau mau

    Slidiki aku, agar Kau tinggal di hatiku

    Tinggal dalam hatiku

    Ini tempat Mu, Tuhan

    Biar semua yang ku buat

    Membuka pintu untuk Kau datang

    Dan hatiku jadi

    Tempat seperti yang Kau mau

    Jadikan ku milik Mu

    Kedua, karena hati adalah sumber kehidupan, dari hati terpancar kehidupan. Dengan kata lain dari dalam hatilah akan terpancar perkataan, perbuatan, dan pikiran kita. Kita bisa melihat kekhawatiran yang berada di dalam hati seseorang dari cara dia berkata – kata, dari cara dia mengeluarkan pikiran melalui pendapatnya dan dari cara dia bertindak.

    “Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu” Amsal 27:19

    Ketiga, karena Allah mau pakai kita, makanya kita harus tetap jaga hati kita untuk tetap baik keadaannya. Seperti pelayanan mimbar, biasanya sebelum kita melayani kita pasti siapin diri dan jaga hati. Kalau gak, percuma kita melayani, tetapi hati kita gak ada damai sejahteranya. Pelayanan yang kita kerjakan juga hambar dan gak berdampak apa – apa. Seperti itulah, saat kita mau menjadi berkat buat orang lain, mau mendatangkan pemulihan untuk orang lain, hati dan diri kitalah yang harus dipulihkan terlebih dahulu.

    Tetapi berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: “Janganlah pandang parasnya atau perawakan yang tinggi, sebab Aku telah menolaknya. Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati.” 1 Samuel 17:6

    Menjaga hati itu susah ??

    Hati itu cepat banget tersentuh, cepet banget terusik dan cepet banget berubah. Dalam satu hari aja kita bisa merasakan suasana hati yang berdeba – beda. Pagi – pagi bersemangat, bisa tiba – tiba lesu kayak orang yang baru patah hati. Orang yang tertawa, bisa tiba – tiba menanggis. Jadi bagiku,  hati itu bagai benda yang sangat sensitif yang jika disentuh dari arah yang berbeda, bisa menghasilkan reaksi yang berbeda pula. Entah itu sedih, senang, marah, BT, bimbang atau bersemangat.

    Hal – hal yang mempengaruhi sikap hati :

    • Kondisi / keadaan / lingkungan kita berada

    Contoh : saat kita bangun pagi dan bersemangat untuk bekerja, tapi tiba – tiba yang biasanya jalanan lancar jadi macet. Suasana hati kita pasti berubah, jadi BT dan gelisah karena takut telat. Atau pada saat kita mendengarkan sharing dari sahabat kita. Ketika dia mulai menanggis, tanpa sadar kita pun menitikan air mata dan mulai menanggis bersamanya (sebagian besar cewek kayak gini).

    • Manusia / Orang – orang disekeliling kita

    Dari orang yang dekat sama kita, orang yang baru kita kenal sampai orang yang gak kita kenal sekalipun dapat mempengaruhi kondisi hati kita. Contoh : Pada saat mengendarai motor dan secara gak sengaja ada orang lain yang memotong jalan kita yang menyebabkan kita berhenti mendadak. Seberapa banyak orang yang akan tetap tersenyum lalu melanjutkan perjalanannya. Pasti lebih banyak orang yang akan memaki – maki dan melanjutkan perjalanannya dengan amarah.

    • Kita sendiri yang bermasalah

    Gak ada angin, gak ada ujan dan gak ada badai, tiba – tiba ngambek. Kenapa hayo?? Kadang orang cuma diliatin aja udah marah – marah, katanya “Apa lu liat – liat ?” atau gampang tersinggung saat liat temennya bisik – bisik di depannya. Jadi ingat ilustrasi seorang hamba Tuhan tentang terasi. Dimana – mana bau terasi dan ia menyalahkan keadaan dan orang – orang disekelilinginya. Ia gak menyadari bahwa bau terasi itu menempel di hidungnya. Sering kali kita begitu menyalahkan keadaan, menyalahkan orang lain atas apa yang kita rasakan. Tanpa menyadari klo kitalah yang begitu sensitif.

    Sobat, apa yang aku bagiin ini, aku ambil berdasarkan pengamatan dan apa yang pernah aku alami sendiri. Solusi yang ku punya dan ku praktekan untuk menjaga benda yang sensitif ini untuk tetap baik keadaannya adalah Berdoa setiap hari, dimulai dari pagi hari. Aku selalu minta Tuhan untuk menjaga hatiku supaya aku gak punya hati yang gampang sedih, gampang sakit hati, gampang putus asa, gampang bimbang, dan hal – hal negatif lainnya. Tetapi supaya hatiku selalu ada kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran dan hal – hal lainnya yang Tuhan sukai. Tanpa pertolongan Tuhan aku tidak mampu. Baca Alkitab.

    “Semua Firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang – orang yang berlindung pada-Nya” Amsal 30:5

    Dengan membaca Firman Tuhan setiap hari, kita akan diingatkan untuk selalu bertindak hati – hati. Firman Tuhan akan menuntun dan menjaga kita untuk tetap baik keadaannya.

    Lontarkan kata – kata yang positif ke diri kita sendiri, perkataan mu itu berkuasa sobat. Bilang ke diri sendiri “Aku mampu gak marah – marah hari ini. Aku mampu tersenyum hari ini, meskipun punya segudang masalah”

     
    • tukangbakmi 11:11 am on March 31, 2010 Permalink | Reply

      (ga dipaksa komen sih, tapi dipaksa baca… T.T )

      Emang bener sih kudu jaga hati, pas masih jawab pertanyaan di GF gw suka telat ngasih jawaban soalnya kudu nunggu kondisi hatinya stabil. Kalo lagi ada masalah kan takut salah ngejawabnya.

      • richilia 11:00 am on April 1, 2010 Permalink | Reply

        Kominnnnn, dendanya jadi nambah 2 porsi bakmi, yak ^^

        • tukangbakmi 2:22 pm on April 1, 2010 Permalink

          Kok didenda lagi, udah dipaksa komen dipaksa baca..sekarang dipaksa nraktir bakmi? Tega ih rice…..

    • lunniey 11:05 am on April 1, 2010 Permalink | Reply

      Kalo untuk gua sendiri sih, faktor yang paling berpengaruh tuh yang urutan ke-3 alias dari diri gua sendiri^^ Makanya belajar buat ngalahin mood sndiri niyh ^^ harus sangkal diri! Yosh2!

      @Komin lu telat ngasih jawaban ke GF karena jaga hati apa mank pamalesan ko :0~

    • ladylovenf85 12:30 am on April 26, 2010 Permalink | Reply

      HEBAT…TUHAN YESUS SNGAT LUAR BIASA…

c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Reply
e
Edit
o
Show/Hide comments
t
Go to top
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Cancel
%d bloggers like this: