Matius 11 : 29-30

Matius 11 : 29-30
Akhirnya nulis lagi gw di wordpress tercinta ini :D. Walaupun hanya orang-orang tertentu doank yang baca, tapi gw seneng aja nulis disini. Skaligus jalanin komitmen :D. Walaupun awalnya harus seminggu sekali nulis, ini sebulan sekali aja udah syukur, hahaha…
Akhir-akhir ini yang gw alami pasti banyak orang yang nggak mengerti gimana perasaan gw (tulisan tanggal 17 Sept). Yah, wajar aja karena gw yang ngalamin, bukan orang lain. Kalaupun ada orang lain yang pernah ngalamin apa yang gw alamin, pasti seseorang itu sangat mengerti dan memberikan kata-kata yang tepat dalam menanggapi kalau bahasa bataknya “mangalusi” xD. Gw mau gimana lagi hanya Tuhan doank pribadi yang nggak pernah mengecewakan. Gw juga nggak bisa memaksakan seseorang punya prinsip sama halnya seperti gw. Gw nggak bisa maksakan seseorang menjadi dewasa dalam pola pikir dan memegang peranan sebuah tanggung jawab. Yup “menjadi dewasa”, menjadi tua itu adalah hal yang pasti, tapi menjadi dewasa adalah sebuah pilihan. Hal yang harus gw pegang sekarang adalah salah satu dari buah-buah roh yaitu kesabaran. Gw yakin dengan kesabaran, pasti ada hasilnya. Setiap orang yang gw hadapi dengan berbagai karakter yang berbeda membuat karakter gw semakin kebentuk sehingga mencapai karakter yang terbaik. Pertanyaannya adalah kapan karakter orang lain kebentuk ? (rajin amat gw yah ngurusin karakter orang lain xD). Kenapa semuanya sepertinya agak kacau dikala gw juga butuh support dalam memegang suatu komitmen, belum lagi masalah-masalah yang ada di depan mata gw bahkan sahabat gw yang secara klise atau abstrak meninggalkan Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat. Semakin rada-rada pusing gw jadinya xD
Gw pernah tulis status di FB kalau kita udah mentok nggak tau mau berbuat apa lagi, tetap berdoa adalah hal yang sangat simple but powerfull. Gw percaya doa sangat besar Kuasanya. Pray until something happen. Itulah yang gw lakukan di saat gw udah hampir hopeless atau hampir aja give up. Gw yakin dan percaya doa dan air mata semua itu nggak bakal sia-sia.
Hari minggu kemarin adalah hari dimana gw sedih campur bahagia komplikasi dengan terharu. Banyak hal yang gw alami dalam satu hari kemarin. Dimana sahabat gw yang secara klise sepertinya meninggalkan Tuhan, ternyata masih datang ke gereja. Selama ini gw hanya bisa terus jadi sahabatnya dan slalu mendoakannya tanpa gw mempermasalahkan kesalahannya. Selama ini gw hanya yakin satu hal, bila ada domba yang hilang berbagai cara bakal bisa kembali lagi walaupun gw nggak tau gimana caranya. Tapi gw hanya yakin aja karena Tuhan yang lebih tau caranya gimana.
Untuk masalah menghadapi orang-orang yang kurang potensial dalam memegang tanggung jawab sekarang ini gw harus lebih mengerti mereka dan mendampingi mereka dalam proses belajar. Walaupun gw sempet kesel coz gw dan beberapa brothers gw kasi banyak saran, pelajaran, support dll masih juga semua itu di lupakan. Kayaknya sia-sia aja :D.
Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah padaKu, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapatkan ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan (matius 11 : 29-30). Ayat ini pas banget buat gw untuk saat ini. Gw percaya sepenuhnya pada firman Tuhan, kuk yang gw pikul itu enak. Suatu hari nanti semua bakal terasa enaknya =). Greater things are still yet to come to our life, asal tetap berpegang teguh pada Yesus coz I can’t make it clearer, put it any other way (song liric by stellar kart :D).

Advertisements