-KomBis Oh Kombis- 

Ackh…. ngepost ahhh……

Dah lama tak ber-share….. terlalu lama berkutat dengan materi perbankan (dalam rangka UTS nii…) bikin puyeng juga.

Mo sharing tentang apa yang gw pelajari ajah yah di hari terakhir gw Uts…. jangan bosen dulu, simak bae-bae nih !!!

Hari terakhir gw uts adalah kombis, yaitu komunikasi bisnis, nii paling bikin puyeng gw blajarnya, bukan karena materinya susah, tapi karena gw jarang masuk pas matkul ini, selain karena telat ‘n sering jadi hari males juga (jangan ditiruh youh….bad habit niy…). Dan ternyata setelah semalaman bergumul dengan kertas fotocopian, nyesel banget dah gw ga ikutan matkul ini. Ternyata ilmunya banyak, apalagi tentang komunikasi, yang sangat diperlukan sama kita semua dalam menjalin relasi or persahabatan.

mls

Yang bikin gw penasaran pas baca tentang konsepnya Johari window, mengenai pengenalan diri dan orang lain. Jadi dibagi menjadi 4 quadran yaitu :

  • Public area (saya tahu, orang lain juga tahu),
  • Hidden atau Façade (saya tau, orang lain tidak),
  • Blind Spot (saya tak tahu, orang lain tahu),
  • Dan yang trakhir adalah Unknown atau undiscovered (saya tidak tahu orang lain juga tidak tahu).

Nah dari pembagian kuadran-kuadran ini, maka dikenal 4 tipe manusia :

  • Tipe penyendiri (Loner) cirinya tertutup, tidak berani mengambil resiko, konsep dirinya terbatas dan hanya berorientasi pada tugas;
  • Trus tipe Penggaya (exhibitionist) cirinya banyak bicara tetapi tidak mampu memperhatikan reaksi orang, perfectionis, percaya diri berlebihan;
  • Tipe Detektif, cirinya pintar mencari informasi dari orang, pendengar yang baik tapi kurang produktivitasnya;
  • Dan yang terakhir adalah tipe berpikiran terbuka, mampu berkomunikasi secara baik hubungan dengan orang lain akan efektif dan produktif.

Hahahhahhaa… masih menyimak toh….jangan bosen toh, kuliah dikit ajah kita…hahahhaha….

Ternyata mengenal karakter orang, apalagi yang terdekat dengan kita memiliki sebuah misteri tersendiri lho. Kenapa?? Karena memahami karakter bukanlah hal yang gampang atau sepele, butuh waktu, tekad, niat dan sebuah hubungan.

Coba ajah, klo kita mandangin orang yang abru kita kenal selama satu jam nonstop, kira-kira langusung tau kaga karakternya??? Hahahahha… paling yang ada disamperin n dibentak “APA LIAT-LIAT”…..untung ga dilaporkan pihak berwajib.

Mempelajari karakter adalah seni, tapi coba liat deh, walaupun udah kenal, deket bahkan temenan beratus taun cahaya (hiperbol deh !!! hahahhaa) tetep aja tapi ga kenal masing-masing karakternya, dan yang paling parah sih, ga tau apa karakter dirinya yang sebenarnya…waduh…waduh……  makanya belajar karakter ntu seni, dan tak semua orang suka seni, betul???

KLo yang aku tau sih baru yang sangguinis, melankolis, flekmatis dan koleris. (di FB ada testntya tuh, tapi ga tau deh akurat apa kagak) Trus ditambah yang 4 tipe diatas dari johari, dan ternyata klo mendalami ilmu psikologi masih amat banyak (aye ndiri ajah lum paham bener…).

Tapi yang terpenting bukan hanya tau sebanyak apa karakter manusia, tetapi bagaimana saling menghargai karakter itu sendiri, karena memang salah satu syarat komunikasi yang baik adalah mengetahui dan saling memahami ego dan karakter masing-masing, bukan memaksakan.

N then satu lagi, namanya karakter ga ada yang sempurna, pasti masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, masalahnya adalah apakah kita mau menerima kekurangan karakter yang lain dan melengkapinya dengan karakter kita.

Dan bagaimanapun juga lambat atau cepat karakter kita akan dibentuk atau terbentuk dengan sendirinya.

Dan yang jadi pertanyaan, apakah dan siapakah yang kalian izinkan untuk membentuk karakter kalian semua??

Klo aku sih lebih milih untuk menjadi karakter yang disempurnakan, tentunya oleh Bapa di surga dunk.

Karena Tua itu pasti Dewasa adalah pilihan,

..Ya tohh..

By : Tian

Advertisements